Selasa, 29 April 2014

MENGEJEK MUKJIZAT BULAN TERBELAH, ALKITAB PUN SEHARUS NYA LEBIH PANTAS UNTUK DI EJEK DAN DICEMOOHKAN

 Yosua menghentikan matahari dan bulan seharian, benarkah???

Pihak penghujat islam kerap mengolok-olok mukjizat Nabi Muhammad berupa bulan terbelah. Mereka menganggap kejadian itu Hoax belaka. Karena tak masuk akal jika bulan terbelah tak di saksikan manusia saat itu. Dan banyak alasan mereka lagi. Mereka bahkan mengejek mukjizat bulan terbelah itu, sebagai contoh ejekan mereka:

Membelah bulan 50% 50%, lalu di satukan lagi
Gila yaaah nih orang orang, paling waktu itu terjadi bulan sabit, lalu muhammad bilang membelahnya, setelah bulan kembali bulet, dia bilang bulan sudah di kembalikan bulet lagi,.buset hebat banget yaaaah nipunya
Aaaaah kalian kok mau maunya di bodohi sama ini nabi, maklum dulu khan orang2 masih belum mengenal imtek. Liat kenyataan.( Andik )

Itu surat kiasan saat Nabi Mahamad … ngrampas keperawanan Aishah, klo sekarang bener @wcs tadi istilahnya belah durenKlo Mahamad pake belah bulan …. subhanallah ( kyiai Durna )

Sumpah gw gak percaya bulan terbelah, laut merah terbelah…., bla bla bla….. kecuali duren yg terbelah…..( WCW )

Seandainya bulan memang pernah terbelah menjadi 2, apalagi dikatakan satu diatas gunung satu dibawah gunung, tentu itu adalah peristiwa yg sangat luar biasa dan sangat sangat langkah. dan peristiwa seperti ini tentunya dapat disaksikan oleh banyak orang dari berbagai tempat.
namun sayangnya tidak ada catatan sejarah yg pernah ditulis mengenai terbelahnya bulan ini sbg penguat opininya.tidakkah janggal kalo bulan terbelah sedemikian rupa namun tidak ada orang yg tau?( Morbid Aza )

Begitu sebagian ejekan-ejekan mereka tentang mukjizat bulan terbelah. ejekan lebih pedas lagi banyak sekali mereka lontar kan. Sekarang kita melakukan serangan balik agar mereka lebih tahu diri.

ALKITAB LEBIH TAK MASUK AKAL, MATAHARI DAN BULAN BERHENTI TAK BERGERAK SEHARIAN PENUH DI JAMAN YOSUA

 (12) Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: “Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!”(13) Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh.(14) Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN. (Yosua 10:12-15)

Jelas dalam ayat di atas, matahari (termasuk bulan) tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam KIRA-KIRA (tuhan kok mengira-ngira?) sehari penuh. Apakah ini lebih masuk akal ketimbang bulan terbelah di langit?

MATAHARI DAN BULAN BERHENTI SEHARIAN PENUH DI JAMAN YOSUA MANA BUKTI SEJARAH DAN ASTRONOMIS NYA? DAN TIDAK KAH AKAN MENGANGGU KESEIMBANGAN ALAM?

Berhentinya matahari dan bulan seharian penuh mustahil satu orang waras pun yang tak menyaksikan saat itu dan merasakan fenomena nya. Sehari penuh apa maksud nya? jika maksud nya dari pagi sampai maghrib, maka siang akan terasa sangat panjang begitu juga malam. Pada posisi siang, siang akan terasa sangat panjang.begitu juga pada posisi malam, malam akan terasa sangat panjang. Jika kita hitung sehari penuh kita hitung 12 jam(dari jam 6 pagi sampai 18.00 maghrib), maka jika matahari berhenti di tengah langit selama sehari penuh, maka siang akan panjang 24 jam. Begitu juga malam, akan panjang selama 24 jam penuh. Dampak nya ialah: siang terasa sangat menyengat dan malam terasa akan sangat dingin. Pada iklim gurun, mungkin banyak pohon, manusia, ternak dst terbakar atau mati. Pada iklim es beku, maka negri itu semua makhluk hidup akan mati membeku. Pendek nya, berhentinya matahari dan bulan itu akan membawa ketidak seimbangan alam.

Dan lagi pula, berhentinya matahari dan bulan seharian penuh tentu akan menghebohkan dunia sejarah dan astronomi saat itu. Nah,mana bukti buku-buku sejarah kuno dan buku-buku astronomi kuno menceritakan peristiwa sangat dahsyat itu? perlu di ketahui, zaman yosua, penulisan sejarah terutama ilmu astronomi telah maju. Perlu di ketahui, Musa dan Yosua memang hidup di jaman kuno sekali, tetapi yang lebih kuno dari Musa dan Yosua sudah ada peradaban, seperti peradaban mesir kuno, sumeria, dst yang menguasai ilmu astronomi dan penulisan-penulisan prasasti dst. Bahkan mungkin di jaman Yosua, telah di kenal pena dan media tempat tulis semacam kertas. Nah, mana bukti-bukti dan saksi semua itu?

Berhentinya matahari dan bulan seharian penuh mustahil satu pun manusia tak merasakan fenomena nya, kecuali orang gila. Bulan terbelah masih lebih masuk akal untuk tak di saksi kan seluruh manusia. Manusia umum nya di malam hari jarang memandang ke langit, lebih-lebih fokus ke arah bulan. Dan terbelah nya bulan tak akan terasa oleh banyak manusia saat itu, sebab tak ada efek pencahayaan seperti matahari jika berhenti seharain penuh di tengah langit. Lagi pula peristiwa itu terjadi pada malam hari di mana umum nya manusia sudah terlelap tidur, apalagi jika di daerah bersalju tebal dan musim badai salju, bulan tak akan terlihat, dan manusia di daerah musim ekstrem itu akan memilih menarik selimut di dalam rumah ketimbang di luar rumah. Berbeda dengan matahari berhenti seharian penuh, dampak nya akan terasa di manapun dan di saksikan sesadar-sadar nya oleh seluruh umat manusia, sebab kejadian itu bukan saja terlihat jelas, ia terasa seluruh kulit dan perasaan manusia, sebab terjadi keanehan global di mana siang dan malam terasa lebih panjang. Nah,  wahai PENGEJEK BULAN TERBELAH, lebih masuk akal mana? bulan terbelah atau kah matahari dan bulan berhenti seharian penuh tak bergerak di tengah langit?

MATAHARI DAN BULAN BERHENTI SEHARIAN PENUH DI JAMAN YOSUA, MANA SAKSI-SAKSI MATA LAIN NYA SELAIN TULISAN DI KITAB YOSUA?

Para penghujat islam itu kerap mengejek mukjizat bulan terbelah sebagai HOAX, padahal mukjizat bulan terbelah itu punya saksi-saksi mata lebih dari satu orang, dan punya rantai pengisahan yang tak terputus, dapat anda baca di sini. Lucunya, mereka mengimani setengah mati dan membabibuta cerita mukjizat Yosua berupa matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit, padahal KLAIM NYA CUMA SATU PINTU SAJA, yakni, kitab Yosua. 

Padahal kitab Yosua sendiri sangat diragukan keabsahannya, kenapa? Pertama, kitab Yosua itu di karang oleh siapa sampai hari ini menjadi bahan perdebatan yang tidak pernah selesai. Jadi cerita di kitab yosua itu nol saksinya. Kedua, dan kitab nya tak punya sanad yang memuas kan dan valid sampai ke Yosua. Artinya tak ada saksi kedua di luar kitab Yosua. Jika pun ada (mana?), tetap tak mengobati coreng yang memalukan para penghujat bulan terbelah, sedang kitab mereka sendiri lebih kelihatan  tak masuk akal. Jika mereka mengimani mati mukjizat matahari dan bulan berhenti seharian penuh, mengapa tidak dengan bulan terbelah yang lebih masuk akal?

TUJUAN MATAHARI DAN BULAN TAK BERGERAK SEHARIAN PENUH DI JAMAN YOSUA OLEH TUHAN AGAR ISRAEL MEMBALAS DENDAM

Banyak penghujat mukjizat bulan terbelah mengejek mukjizat bulan terbelah, ketika di sodori ayat alkitab lebih tak masuk akal tentang kisah Yosua, mereka mengelak bahwa mukjizat Yosua mempunyai mamfaat, bukan seperti mukjizat bulan terbelah yang cuma untuk gagah-gagahan. Setelah saya selidiki, ternyata mukjizat matahari dan bulan berhenti seharian penuh mempunyai mamfaat yang mengerikan, yakni UNTUK MEMBALAS DENDAM ATAS NAMA TUHAN.

(12) Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: “Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!”(13) Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh. (Yosua 10:12-13)

Ternyata mamfaat mukjizat yang di bangga-banggakan mereka itu ternyata nya buat nafsu membalas dendam atas nama tuhan. Lebih menentram kan manfaat mukjizat bulan terbelah, buat menguat kan iman dan Islam seorang muslim, agar lebih beriman dan bertakwa kepada Allah.

SELIPAN PERTANYAAN: MANA KITAB ORANG JUJUR YANG DI MAKSUD DALAM KITAB YOSUA (YOSUA 10 : 13)?

Lihat lah ayat di atas yang saya bold hijau. mukjizat matahari dan bulan berhenti seharian penuh di jaman yosua di klaim juga tertulis dalam kitab orang jujur. di manakah  letak kitab orang jujur dalam perjanjian lama? tak ada satu pun sarjana alkitab dan para teolog Kristen SAMPAI HARI INI mengetahui keberadaan kitab itu. Bahkan mereka hanya mampu mengatakan kitab itu telah hilang. Hal itu mementah kan argument kristen bahwa Tuhan alkitab menjaga semua kitab-kitab suci nya. Jika terjaga semua, mengapa kitab orang jujur sampai hilang?

HENDAK NYA PARA KRISTEN PENGHUJAT MULAI TAHU DIRI MENGOLOK-OLOK MUKJIZAT BULAN TERBELAH

Sebab Alkitab mereka lebih bisa di olok-olok perihal matahari dan bulan berhenti seharian penuh di jaman Yosua. Malah lebih terlihat masuk akal jika bulan terbelah ketimbang matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit. Mereka hendak instropeksi diri seperti yang di pesan kan Yesus pada mereka:

Matius 7: 3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Matius 7: 5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

Lukas 6: 41 Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Lukas 6: 42 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

BULAN TERBELAH LEBIH MINIM TERLIHAT MANUSIA KETIMBANG MATAHARI DAN BULAN BERHENTI SEHARIAN PENUH DI TENGAH LANGIT YANG 100 PERSEN PASTI TERLIHAT DAN TERASA SEMUA MANUSIA

Jika para penghujat bulan terbelah itu mau berfikir jernih sedikit, maka mereka akan menemukan fakta bahwa bulan terbelah tak mungkin terlihat mayoritas manusia saat itu, kecuali amat minim manusia. sedangkan matahari dan bulan berhenti sehari penuh di jaman yosua, mustahil tak di lihat dan di rasakan seluruh penghuni dunia ini. berikut pembahasan nya:

Bulan saat terbelah tak mungkin terlihat saat terjadi, pada daerah-daerah sedang di landa badai salju pada malam hari, atau sedang terjadi musim salju yang tebal. Di mana bulan dan bintang akan tertutup musim salju yang sangat buruk. Di mana langit akan menghitam atau tertutup badai salju. Sehingga waktu bulan terbelah tak akan di saksikan ribuan, ratusan ribu hingga jutaan orang (abad itu apakah penduduk suatu daerah sudah jutaan?, sepertinya tak mungkin) yang tinggal di daerah badai salju pada malam hari itu. maka itu bulan saat terbelah tak akan terlihat penduduk daerah itu. Walau pun oleh para penjaga menara pada benteng-benteng dan kastil-kastil kerajaan, dst. 

Beda dengan matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit, semua manusia pasti akan menyaksikan nya dan merasakan fenomena ini, kita ambil contoh saja orang yang hidup pada sisi siang, mereka umumnya terjaga pada saat siang itu dan merasakan hari amat panjang dan makin panas, semua manusia akan merasakan nya kecuali orang gila. Walau orang gila merasa, mereka tak akan bisa bersaksi. Maka mustahil jika seluruh dunia saat itu lengah pada fenomena alam yang aneh itu. Maka, mana yang lebih luput dari perhatian manusia saat itu? saat bulan terbelah? atau saat matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit? 

Bulan saat terbelah pada daerah bersalju pada malam hari, umum nya penduduk daerah itu enggan keluar rumah saat cuaca sangat buruk dan dingin, mereka lebih suka berdiam diri dalam rumah untuk tidur atau sekedar duduk di dekat perapian, Maka itu saat bulan terbelah, pengelihatan manusia luput dari melihat nya….berbeda dengan matahari  dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit, seluruh manusia akan merasakan fenomena ganjil ini terutama pada manusia yang berada pada sisi siang hari di mana hari semakin panjang selama kurang lebih 24 jam.

Pada bagian dunia lain, walau cuaca cerah, tak selalu bulan akan terlihat karena tertutup awan misal nya, maka itu pengelihatan manusia akan luput saat bulan terbelah, sebab tertutup oleh awan…..berbeda jika matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit, maka tak ada satu manusia pun yang luput menyaksikan dan merasakan nya sebab dampak pencahayaan yang membakar kulit, dan juga fenomena aneh panjang nya hari-hari pada waktu itu. Dan, tak ada satupun sejarah dan buku-buku astronomi yang menceritakan fenomena aneh itu.

walau cuaca cerah dan bulan terlihat pada bagian dunia tertentu, JUJUR SAJA, walau manusia begadang semalaman, jarang ada yang melihat ke atas langit, termasuk para penjaga malam pada waktu itu. Jika pun duduk, kadang pandangan mereka terhalang pohon, kastil, benteng, dst.nah, waktu bulan terbelah, ada saja saat itu  manusia tak melihat ke langit. Maka bulan terbelah luput dari pengelihatan mereka…..berbeda dengan matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit, tak ada satu manusia pun yang tak menyaksikan dan merasakan nya.sebab efek pembakaran matahari dan hari yang sangat panjang. Jika saat itu sudah ada jam kuno (seperti jam pasir), maka fenomena itu makin terlihat aneh dan mengheboh kan…nah, mana bukti sejarah dan buku-buku astronomi kuno atas semua fenomena itu?

Jika pun pada bagian dunia tertentu ada secara tak sengaja segeintir manusia melihat bulan terbelah, maka jika orang yang melihat itu menceritakan pada teman-teman nya, pasti ia di sangka gila dan bohong.seperti seorang yang mengaku melihat UFO, tak semua manusia percaya. Maka itu lah pengelihatan itu hanya di kenang yang melihat dan terkubur saat ia mati, dan tak tercatat sejarah……. dengan matahari dan bulan berhenti seharian penuh di tengah langit. semua manusia akan merasakan nya dan melihat nya, dan akan tercatat buku-buku sejarah, astronomi, pahatan-pahatan suku-suku primitif, dst. Nah, mana bukti semua itu?

Melihat beberapa kenyataan ini hendak nya kristen penghujat mulai tahu malu jika selalu mengejek bulan terbelah, sedang kan kitab mereka lebih memalukan dan lebih pantas di ejek.

Waktu kejadian bulan terbelah itu, yang menjadi saksi hanya orang-orang disekitar tanah Arab saja, terutama para kafir Quraisy.  Nabi Muhammad dan para sahabatnya, termasuk musuh-musuh yang mengejeknya tidak pernah tahu kalau kejadian bulan terbelah itu juga disaksikan oleh bangsa lain, seperti suku Maya, India, China, dst. Bahkan saat ini sedang jadi perdebatan di Amerika terutama NASA yang menemukan garis panjang yang diperkirakan bahwa bulan dahulunya pernah terbelah.

Tidak ada komentar: