Minggu, 06 Desember 2015

BUKTI BAHWA INJIL TELAH DI AMANDEMEN DAN TELAH TERKONTAMINASI OLEH KARYA MANUSIA

Kitab ini diturunkan pada Nabi Isa a.s dalam bahasa Yahudi Kuno(Ibrani)

Kitab pertama yang asli telah dimusnahkan oleh Paulus dari pihak Gereja Pauline pada 325 M. Semua naskah Injil yang bertentangan dengan Injil resmi kerajaan Romawi saat itu dibakar. Siapa saja yang memiliki salinan naskah asli dihukum mati. Kitab Injil tertua saat ini ada dalam bahasa Yunani Kuno, bukan Yahudi kuno (Ibrani). Terdiri dari Kitab Perjanjian Lama (Old Testament) yang berisi Taurat dan Zabur serta Kitab Perjanjian Baru (New Testament) yang berisi Injil Markus, Matius, Lukas dan Yahya, perkataan Nabi Isa dan surat pendakwah (Paulus).


-       Siapakah Yang Menulis Injil

Di dalam kitab Injil terdapat 2 bagian yaitu Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru. Namun begitu Umat Kristian melarang penganutan terhadap Kitab Perjanjian Lama. Sebelum diadakan usaha-usaha membentuk kitab Perjanjian Baru, kitab Injil terdiri daripada 75 bab / surah. Surah ini dikarang oleh perseorangan atau kumpulan pendeta. Inilah yang menyebabkan kitab tersebut mengandung banyak pertentangan dan perbedaan yang serius dan nyata. Pengumpul-pengumpul kitab tersebut juga tidak hidup semasa zaman Nabi Isa atau tatkala Nabi Isa masih hidup. Kebanyakan mereka lahir selepas 20-40 tahun setelah peristiwa penyaliban. Kitab Perjanjian Baru ini baru ada semasa persidangan Nicea pada tahun 325 M di mana semua ketua gereja berkumpul untuk menentukan kembali isi kitab Injil. Sejumlah 27 risalah saja dari sekian banyak risalah ditentukan sebagai yang betul, setelah itu 27 risalah ini dijilidkan menjadi kitab Perjanjian Baru. Kitab perjanjian ini terdiri dari sejarah dan pelajaran. Bagian sejarah terkandung dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yahya. Sementara bagian pelajaran terdiri dari 21 risalah yaitu : 14 risalah Paulus, 3 risalah Yahya, 2 risalah Petrus, 1 Yakub dan Yahuda.

Injil Matius

Nama Injil Matius diambil dari nama pendeta Matius dari gereja Alexandria Mesir dalam bahasa Hebrew. Beliau dipercayai sebagai orang pertama yang menghasilkan risalah kandungan sejarah. Hasil karangan Matius ini dikarang 20 – 27 tahun setelah Nabi Isa tiada. Bahkan kitab asli karangan Matius sendiri telah hilang, ini diakui sendiri oleh umat Kristian. Setelah itu injil dalam Bahasa Yunani dijumpai, dan dikatakan sebagai Injil karangan Matius. Banyak tokoh Kristian menolak pendapat bahwa Injil ini merupakan karangan Matius, tetapi sebaliknya merupakan karangan gurunya, Petrus.

Injil Lukas

Injil Lukas diambil dari nama pendeta Lukas dari tahun 25 – 30 M. Beliau juga tidak pernah bertemu Nabi Isa. Banyak tokoh Kristian sendiri mengakui bahwa Injil karangan Lukas merupakan fakta palsu yang bukan merupakan ajaran Nabi Isa. Sebenarnya beliau mengarang injil ini disebabkan tekanan geeja waktu itu. Begitu juga dengan Markus dan Yahya. Kesemuanya tidak pernah hidup sezaman dengan Nabi Isa.

Injil Yahya

Kitab Injil Yahya diambil dari nama pendeta Yahya atau lebih dikenal sebagai Yohanes. Beliau merupakan putera saudara perempuan Maryam yaitu ibu Nabi Isa. Yahya mengarang injilnya dalam bahasa Yunani antara tahun 45 – 65 M. Banyak pendeta meragukan kandungan Injil Yohanes ini. Bahkan Encyclopedia Britanica menegaskan bahwa Injil yahya tidak syak lagi di karang oleh seorang mahasiswa Institusi Iskandariah dan bukannya karangan Yahya.

Persoalan mengapa di dalamnya berisi Taurat juga tidak dapat di jawab dengan pasti dan tepat. Ini mungkin juga merupakan bukti bahwa orang Yahudi selalu ingin memalsukan fakta Injil asli, karena bagi mereka, Yahudi, mereka senang bila dapat menyesatkan kaum Kristian dari ajaran asli Nabi Isa, dan mereka berhasil.

Persidangan Nicea

Menurut perkiraan para ahli sejarah, kitab Injil yang masih asli belum diikuti campur tangan para pendeta, masih ada hingga 325 M. Setelah tahun 325 M, kitab ini mulai dinodai oleh Raja Konstantin Rom pada Persidangan Nicea. Karena semasa persidangan ini terdapat perdebatan dan pertentangan pendapat mengenai ketuhanan dan kenabian Isa, perdebatan dalam ajaran pokok, akidahnya.

Satu pendapat (Golongan Arius) mengatakan bahwa Nabi Isa hanyalah seorang manusia dan Nabi yang membawa ajaran agama dari Tuhan. Satu pihak lagi mengatakan bahwa Nabi Isa ialah "anak Tuhan". Pendapat tentang Isa "anak tuhan" ini didukung oleh pihak gereja dari Alexandria yang diketuai oleh penolong Bishop Iskandariah bernama Athanasius.

Raja Konstantin mempunyai niat tersirat untuk campur tangan dalam hal agama, demi menjaga hak politiknya agar tidak jatuh ke tangan orang lain. Semasa persidangan tersebut, sebanyak 2048 orang Uskup telah hadir untuk membincangkan perselisihan pendapat mengenai Nabi Isa.

Sebanyak 1730 orang telah setuju bahwa Nabi Isa adalah seorang manusia biasa yang diutus Allah, 318 orang mengatakan bahwa Isa ialah Anak Tuhan. Walau bagaimanapun majoritas pendapat ini ditolak mentah-mentah Raja Konstantin dan mengambil pendapat minoritas, yaitu Nabi Isa adalah seorang anak Tuhan.

Arius ketua pendukung bahwa Nabi Isa bukan anak Tuhan.

Arius (250-336 M) adalah salah seorang murid utama Lucian berbangsa Libya yang juga bersama-sama dengan gurunya menegakkan ajaran Tauhid kepada Allah, Arius merupakan seorang presbyter (ketua majelis agama / gereja) digereja Baucalis Alexandria, salah satu gereja tertua dan terpenting di kota itu pada tahun 318 M.

Sejak mangkatnya Lucian pada tahun 312 M ditangan orang-orang gereja Paulus, perlawanan Arius terhadap doktrin Trinity semakin memuncak, dan dalam perjuangannya ini, Arius mendapatkan dukungan dua orang saudara Kaisar Constantin yang bernama Constantina dan Licunes.

Arius dianggap sebagai seorang pemberontak Trinity dengan mendasarkan teori:
"Jika Jesus itu benar-benar anak Tuhan atau Tuhan itu sendiri, maka Bapa harus ada lebih dahulu. Oleh karena itu harus ada "masa" sebelum adanya anak. Artinya anak adalah makhluk. Maka anak itu pun tidak selamanya ada atau tidak abadi. Sedangkan Tuhan yang sebenarnya haruslah abadi, berarti Jesus tidaklah sama dengan Tuhan."

Atas pandangan Arius tersebut, sebanyak 100 orang pendeta Mesir dan Libya berkumpul untuk mendengar pandangan Arius. Pada waktu inilah juga Arius mengemukakan kembali pendangannya :

"Ada masa sebelum adanya Jesus, sedangkan Tuhan sudah ada sebelumnya. Jesus ada kemudian, dan Jesus hanyalah makhluk biasa yang bisa binasa seperti makhluk-makhluk lainnya. Tetapi Tuhan tidak mungkin binasa."

Arius memperkuat pendapatnya dengan sejumlah ayat-ayat Bible seperti Yohanes 14:8, "Bapa lebih besar daripada Jesus"; Seandainya kita mengakui bahwa Jesus adalah sama dengan Tuhan, maka kita harus menolak kebenaran ayat Yohanes tersebut.

Pendapat Arius ini secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut : „Jika Jesus memang "anak Tuhan", maka akan segera disertai pengertian bahwa "Bapak Tuhan" haruslah ada terlebih dahulu sebelum adanya sang "Anak". Oleh sebab itu tentulah akan terdapat jurang waktu ketika "Anak" belum ada. Oleh karena, "Anak" adalah makhluk yang tersusun dari sebuah "esensi" atau makhluk yang tidak selalu ada.

Dan Tuhan merupakan suatu zat yang bersifat mutlak, kekal, tidak terlihat dan berkuasa, maka Jesus tidak mungkin bisa menjadi sifat yang sama sebagaimana sifat Tuhan.

Argumen Arius ini tidak dapat dilawan lagi, maka mulai tahun 321 M Arius dikenal sebagai seorang presbyter pembangkang. Ia mendapat banyak dukungan dari Uskup-uskup daerah Timur. Hal ini membuat Alexandria (yang pernah menghukum mati Origen tahun 250 M) menjadi semakin marah.

Arius pula orangnya yang sangat menentang keras keputusan Nicea pada tahun 325 M, sehingga senantiasa mendapatkan tantangan dari orang-orang gereja Paulus. Pada tahun 336 Arius dibunuh di Constantinopel dalam satu muslihat yang licik.

Setelah pembunuhan ini segala usaha menentang trinitas dilawan habis-habisan. Naskah Injil diseragamkan. Naskah yang tidak sama dengan pihak Gereja Pauline dimusnahkan, dihapuskan di bumi Kerajaan Romawi. Inilah sejarah awal tersesatnya ajaran Kristian. Dalam persidangan Nicea, beberapa Doktrin diperkenalkan, diantaranya Doktrin Trinitas dan Doktrin Penebusan Dosa.

Konsep Trinitas sebenarnya telah direka oleh Athanasius, seorang pegawai Gereja Mesir dari Iskandariah, diterima oleh Majelis Nicaea pada 325 M.

Konsep Trinity [KeEsaan Tiga] ini serupa filsafat Plato, kepercayaan Yunani, ‘Neo - Platonisme" yang mempercayai "Tiga Kekuatan". Kemungkinan doktrin trinitas tertulari kepercayaan Yunani kuno ini. Trinity yang di pelopori oleh Paulus merupakan ajaran agama Yunani- Romawi, yaitu kerajaan yang berkuasa di Rom pada masa itu. Jadi paham trinitas dari Katolik Roma atau pun aliran kristen yang lain jelas merupakan hasil proses masuknya ajaran lain dalam ajaran Isa, dan bukannya ajaran asli Nabi Isa sendiri !.

Begitu juga dengan Dokrin Penghapusan Dosa yang dipelopori Gereja Alexandria di mana mereka mengatakan bahwa Nabi Isa telah disalib demi tujuan menyelamatkan seluruh umat manusia. Ajaran ini juga jelas hasil proses masuknya ajaran agama romawi Kuno. Hari Minggu yang dianggap hari Suci bagi agama Kristian merupakan hasil pengaruh daripada Kepercayaan ini dan tanggal 25 Desember yang diperingati sebagai Natal, Sebenarnya merupakan tanggal kelahiran tuhan Matahari mereka yaitu "Mithra" dan jelas bukan tanggal lahir Nabi Isa.
 
-       Mengenai Bible (2)

Mulai tahun 1582 di Rheims, Bible diterjemahkan dari bahasa Latin berdasarkan Bible Versi Tyndale. (Yang digunakan Gereja Katolik Rom) juga dikenali sebagai Roman Katolik Version. Ini merupakan versi bible yang tertua yang dikenal.

Sejak itu sebanyak 4 kali terjemahan telah dibuat. Pada tahun 1611 King James I telah memerintahkan supaya dilakukan penulisan ulang karena terdapatnya pertentangan yang meragukan. Versi penulisan ulang ini kini dinamakan King James Version (KJV) yaitu dengan tidak memasukkan 7 buku kecil (bab). Versi ini selanjutnya dirilis ulang pada tahun 1881 dan diperbaharui pada tahun 1952 dan 1971. kedua Versi terakhir ini dinamakan Revised Standard Version (RSV). Collin yaitu percetakan yang mengeluarkan Revised Standard Version ( RSV ) melaporkan bahwa :

"Meskipun begitu, Versi Raja James memiliki cacatan-cacat yang serius, dan cacat ini ada terlalu banyak dan terlalu serius sehingga satu penulisan ulang masih benar-benar diperlukan."

Pada masa kini terdapat lebih kurang 1.500 naskah Bible pelbagai bahasa, telah diterjemahkan ke dalam bahasa ibu suatu negara dan ethniknya. Bagaimana pula jauhnya penyimpangan mengingat keterbatasan kosakata setiap bahasa? Dan manakah yang bisa dijadikan standar pengajaran?

Umat Kristian sendiri ada yang secara jujur dan arif mengakui bahwa Injil telah dinodai oleh tangan mereka sendiri. Bagaimanakah umat Kristian di Indonesia, apakah berani sejujur ini ? :

1. The Bible Society Of Singapore, Malaysia & Brunei 1987 Perjanjian Baharu Berita Baik Untuk Manusia Moden Pendahuluan
"…….Walaupun kandungan kitab-kitab ini berlainan, tetapi diseluruh kitab ini pokok fikirannya satu. Kesatuannya ialah bahwa kasih Allah telah dinyatakan kepada manusia dengan perantaraan Yesus Kristus.

"Tiap-tiap kitab didahului oleh pendahuluan, yang menerangkan pokok fikiran dan garis besar kitab itu. Ayat yang ditandai dengan bererti ayat tersebut tidak terdapat pada naskah perjanjian Baharu yang tertua dan terbaik. Contoh ayat yang memiliki tanda dalam Perjanjian Baru :

1. Matius 6 : 13
… [ Engkaulah raja engkaulah,dan engkaulah yang mempunyai kuasa dan kemuliaan selama-lamanya ]

2. Matius 23 : 14
[ alangkah dasyatnya bagi kamu guru-guru Taurat dan orang Farisi : kamu munafik! , kamu memperdayakan janda-janda dan merampas rumah-rumah mereka, lalu berpura-pura berdoa panjang-panjang, sebab itu, hukuman kamu akan menjadi lebih berat.! ]

3. Markus 7 : 15
[ Sebab itu, jika kamu bertelinga, dengarkanlah! ]

4. Markus 10 : 44 & 46
[ Di sana ulatnya tidak mati-mati dan apinya tidak padam-padam ] 44 [Di sana ulatnya tidak mati-mati dan apinya tidak padam-padam ] 46

5. Lukas 17 : 36
[ Dua orang laki-laki yang sedang berada di ladang : seorang akan , dan seorang lagi ditinggalkan ]

6. Lukas 22 : 19 – 20
" inilah tubuhku [ yang diberikan untuk kamu. Buatlah sedemikian untuk memperingati aku." ………. "cawan ini ialah perjanjian Allah yang Baharu, yang dimenteraikan dengan darahku, darah yang ditumpahkan untuk kamu ]

7. Lukas 22 : 43 – 44
[ Seorang malaikat tampak kepadanya dan menguatkannya karena penderitaan nya lebih tekun lagi dia berdoa, sehingga peluhnya menitik ke tanah seperti darah. ]

8. Lukas 23 : 17
[ Pada tiap perayaan paskah, Pilatus melepaskan seorang tahanan bagi rakyat ]
Bukti di atas merupakan sebagian saja yang telah ditambah dan berapakah jumlah ayat yang telah ditambah / dikurangkan sebenarnya? Tidak diketahui jumlahnya !. Sejarah telah jujur dan nyata membuktikan bahwa Injil telah mengalami banyak perubahan selama berabad-abad.

The Revised Standard Version 1952 & 1971, The New American Standart Bible dan The New World Transalation Of The Holly scriptures telah menghapuskan beberapa ayat dalam The King James Version.

Reader’s Digest telah mengurangi isi kandungan Kitab Perjanjian Lama sebanyak 50 % dan Kitab Perjanjian Baru sebanyak 25 %.

Persoalan yang timbul di sini ialah :

- Dari mana datangnya ayat di atas ?
- Siapa yang mengarang ayat tersebut ?
- Sebenarnya ayat mana saja yang masih perlu diuji kesahihannya?
"Di antara mereka itu ada satu golongan yang memutar belitkan lidahnya dengan (membaca) Kitab supaya kamu kira bahwa kitab itu dari Allah padahal ianya bukanlah dari sisi Allah dan sedang mereka berdusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui...." (Surah 3:78)

Contoh peristiwa besar yang bertentangan dengan akal atau ayat yang saling bertentangan :

1. Nabi Daud berzina dengan istri orang lain II Samuel 11 : 4-5

"Dan Nabi Daud mengantar para utusan, dan mengambilnya (isteri Uriah); lalu ia datangi dan tidur bersama maka setelah perempuan itu membersihkan dirinya, lalu kembali ke rumahnya. Dan wanita itu telah hamil, lalu mengirim dan memberitahu Daud dan katanya saya bersama bayi".
Mungkinkah ini ayat dari Allah? Atau ditulis oleh rasul suci ?
Berpikirlah !

2. Nabi Nuh Mabuk dan Bugil

 Kejadian 9 : 23 – 24
"Dan Shem dan Japhet mengambil sehelai pakaian, dan meletakan di atas bahu mereka, dan berjalan undur ke belakang dan menutup tubuh bapanya yang telanjang dan muka mereka membelakangi bapa mereka agar tidak melihat tubuh bapa mereka yang bugil itu. Dan Nuh tersadar dari araknya, dia tahu apa yang telah dilakukan oleh kedua anaknya".

Apakah Allah mengutus Nabi Nuh yang digambarkan berperilaku seperti itu ? Berpikirlah ! Mungkinkah ini penyelewengan yang dilakukan Yahudi untuk menyesatkan kaum kristian?

3. Kematian Yudas Pengkhianat, bandingkan !

 Matius 27 : 3 - 5
 "… Bila Yudas melihat Yesus telah dijatuhkan hukuman mati, dia menyesal lalu dia mengembalikan 30 uang perak upahnya kepada imam Yahudi; dan berkata : Aku telah berdosa mengkhianati orang yang tidak berdosa sehingga dihukum mati. Yudas melempar uang itu ke dalam bilik sembahyang , lalu dia menggantungkan diri.

Kisah Para Rasul 1 : 18 – 19
Apa yang terjadi yaitu dengan uang yang diterima Yudas dari perbuatannya yang jahat itu, dia membeli sebidang tanah. Di situ dia tersungkur mati. Badannya terbelah dan perutnya terburai. Semua orang yang tinggal di Yerusalem mendengar kejadian ini."

4. Misteri Malkisedik

Ibrani 7 : 1 – 3 : "Adapun Malkisedik itu, yaitu raja di Salem dan Imam Allah Taala, yang sudah berjumpa dengan Ibrahim tatkala Ibrahim kembali daripada menewaskan raja-raja lalu diberkatinya Ibrahim." "Kepadanya juga Ibrahim sudah memberi bagian sepuluh esa. Makna Malkisedik itu kalau diterjemahkan, pertama-tama artinya raja keadilan, kemudian pula raja di Salem, yaitu raja damai." Yang tiada berbapak dan tiada beribu, dan tiada bersilsilah dan tiada berawal atau berkesudahan hidupnya, melainkan ia disamakan dengan Anak Allah, maka kekallah ia imam selama-lamanya."

Jelas sekarang, bahwa Malkisedik seorang raja di Salem tanpa bapa dan ibu, malah tiada silsilahnya. Apakah cerita yang disebutkan dalam Kitab Injil ini benar ayat dari Allah atau cuma dongeng purba atau dongeng sebelum bobo buat adik bayi kita supaya tertidur ?

Kalau umat Kristian memuja kehebatan Yesus, memujanya anak tuhan, bahkan Tuhan itu sendiri, yang tidak berawal serta berakhir, maka kenapa Malkisedik yang sakti mandraguna ini tidak diangkat sebagai salah satu cabang Tuhan juga ? mungkin bisa menjadi tokoh ke-4 memainkan peranan Tuhan.

Yesus ternyata tewas dibanding Malkisedik, Yesus masih dilahirkan oleh Mariam atas kekuasaan Tuhan Bapa, sementara Malkisedik tidak memiliki Bapa dan tidak memiliki ibu sama sekali, silsilahnya pun tidak ada.

Jika memang Malkisedik ini kekal. Dimana beliau sekarang berada dan sedang ngapain? Jadi masih mungkinkah kitab ini dipercaya, atau yang mempercayainya masih serupa mereka yang mempercayai keris, tanpa ilmu pengetahuan, hanya kebutaan ?

-       Mengenai Bible (3)

 Kitab Suci / Holy Bible dalam agama kristen itu terbagi dalam dua bagian, yaitu : Old Testament (Perjanjian Lama) dan New Testament (Perjanjian Baru). Literatur kristen dalam bahasa Indonesia memanggil salinan kitab suci itu dengan "Alkitab".

Biblia, yang merupakan Kitab Suci dalam agama Yahudi, dipanggil oleh pihak kristen dengan Perjanjian Lama dan merupakan bagian dari kitab suci agama kristen. Biblia itu terbagi atas tiga bagian :

Torah dan Nebiim dan Kethubiim.

Kitab suci agama Yahudi itu disebut juga „Perjanjian". Inti isinya termaktub dalam Sepuluh Perintah (Ten Commadments) seperti termuat dalam Keluaran (20: 1-12) dan dalam Ulangan (5:1-21), yang merupakan perjanjian Yahuwa dengan bani Israil. Sepuluh Perintah itu termuat dalam dua buah Luh, yang dibawa turun oleh Nabi Musa dari puncak sebuah bukit batu di semenanjung Sinai, yang pada puncak yang terpandang suci itu Nabi Musa menerimakan perjanjian dari Allah Maha Kuasa (Yahuwa)

Di dalam hubungan perjanjian Yahuwa dengan bani Israil itu, Kitab Suci Al-Qur'an dari agama Islam menyebut „Perjanjian" tersebut dalam berbagai Surah dengan al-Mitsaq , (Baqarah, 27; Ra'ad, 27; Nisak, 153; Maidah, 15; Baqarah, 63, 84,93; dan berbagai Surah lainnya), yang bermakna: Perjanjian.

Karena pihak kristen berpendirian bahwa ketetapan yang diberikan Allah Maha Kuasa kepada Jesus (Isa Al-Masih) itu pun merupakan perjanjian, maka lahir dua istilah dalam dunia kristen, yaitu :

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Perjanjian Baru / New Testament Perjanjian Baru merupakan kitab suci yang paling azasi dalam agarna kristen sekalipun dunia kristen itu mengakui kitab suci agama Yahudi merupakan bagian dari kitab sucinya juga.

Perjanjian Baru itu terbagi atas empat bagian :

1. Gospels (himpunan Injil) terdiri atas empat Injil :
 a. Injil Matius, karya Matius.
 b. Injil Markus, karya Markus.
 c. Injil Lukas, karya Lukas.
 d. Injil Yahya, karya Yahya.

 2. Acts of Apostles (Kisah Rasul-Rasul) terdiri atas sebuah kitab saja, yang merupakan karya Lukas.

3. Epistles (himpunan Surat) terdiri dari 14 buah Surat Paulus (Rum, Korintus Pertama, Korintus Kedua, Galatia, Epesus, Pilipi, Kolose, Tesalonika Pertama. Tesalonika Kedua, Timotius Pertama, Timosius Kedua, Titus, Pilemon, Ibrani, 1 buah Surat Yakub (James), 2 buah Surat Peterus, 3 buah Surat Yahya, 1 buah Surat Yahuda.

4. Apocalypse (Wahyu) terdiri' atas sebuah kitab saja, yang merupakan karya Yahya. Perbandingan luas isi dari keempat-empat bagian itu, dengan meminjam Kitab Perjanjian Baru cetakan 1955 yang diterbitkan Gedung Alkitab di Jakarta, tercatat sebagai berikut :

Injil Matius : 93 halaman
Injil Markus : 60 halaman
Injil Lukas : 97 halaman
Injil Yahya : 74 halaman
Kisah Rasul-Rasul : 90 halaman
Surat Paulus : 216 halaman
Surat-surat lain : 43 halaman
Kitab Wahyu : 45 halaman
jumlah : 718 halaman

Melihat perbandingan luas isi di atas dapat disimpulkan suatu fakta bahwa himpunan Surat-Surat Paulus itu merupakan bagian yang sangat dominan di dalam Perjanjian Baru itu.

Synoptic Gospels

Keempat Injil di atas itu adalah tulisan empat tokoh mengenai peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Jesus, semenjak lahir sampai menjalankan missinya dalam wilayah Galelia (Palestina Utara) dan terakhir dalam wilayah Judea (Palestina Selatan).

Tiga Injil yang pertama (Matius, Markus, Lukas) itu disebut dengan Synoptic Gospels, yakni Injil-Injil yang hampir bersamaan isinya.

Sekalipun dijumpai perbedaan-perbedaan kecil di sana sini mengenai urutan Silsilah, urutan Kejadian, ragam Peristiwa, akan tetapi dalam rangka keseluruhannya hampir bersamaan.

Kalangan Sarjana-sarjana-Bible (Biblical Scholars), yang melakukan penelitian secara intensif terhadap satu persatu Injil itu, menyimpulkan bahwa masing-masing penulis Injil sama-sama memungut dari suatu Sumber Asal, akan tetapi Sumber-Asal (Q) itu sudah tidak dijumpai kini dan tidak dikenal sama sekali.
Sebaliknya Injil Yahya mempunyai cara sendiri di dalam mengisahkan kehidupan beserta missi dari Jesus itu. Baikpun urutan Kejadian maupun ragam peristiwa agak jauh berbeda dengan 3 Injil yang disebut Synoptic Gospels itu.

Perbedaan lainnya bahwa 3 lnjil yang pertama itu bercerita dalam bentuk yang sederhana dan mudah dipahami, akan tetapi Injil Yahya telah dipenuhi oleh ungkapan-ungkapan filosofis.

Perbedaan lainnya yang sangat tajam sekali ialah mengenai lama missi yang dijalankan Jesus dalam wilayah Galelia dan wilayah Judea itu. 3 Injil pertama bercerita bahwa Jesus Kristus itu menjalankan missinya dalam masa satu kali Perayaan Paskah, lalu tertangkap pada masa perayaan Paskah itu di Jerusalem. Jadi, Jesus menjalankan missinya dalam tempo lebih kurang satu tahun saja.

Tetapi Injil Yahya bercerita bahwa Jesus Kristus itu menjalankan missinya dalam masa tiga kali Perayaan Paskah, dan terakhir ditangkap dalam Perayaan Paskah di Jerusalem. Jadi menurut Yahya, Jesus Kristus menjalankan missinya dalam tempo 3 tahun, bukan satu tahun seperti keterangan ketiga Injil yang tergolong Synoptic Gospels itu.

Keempat Injil itu disusun penulisnya di dalam bahasa Greek kuno (Yunani). Sedangkan Jesus Kristus lahir dan hidup dalam lingkungan masyarakat Yahudi di Palestina, yang dewasa itu berada di bawah kekuasaan imperium Roma, dan menjalankan missinya dalam lingkungan masyarakat Yahudi itu, yang dewasa itu cuma mengenal dan mempergunakan bahasa Arainik yaitu suatu dialek dari bahasa Ibrani (Yahudi).

Nazarenes dan Christians

Pengikut Jesus yang pertama sekali terdiri atas kelompok-kelompok Yahudi dalam wilayah Galelia maupun Judea, yang oleh kalangan Sarjana-sarjana Bible (Biblical Sholan) disebut dengan Early Christians, yakni Orang kristen yang pertama sekali.

Pada masa hidup Jesus sendiri maupun masa berikutnya belum dikenal sebutan orang kristen (Christianis). Mereka itu cuma disebut oleh kalangan lainnya, terutama oleh pihak-pihak yang menantang Jesus, dengan sebutan Nazarenes. Yakni para pengikut Nazareth. Hal itu disebabkan Jesus sekalipun dilahirkan di Bethlehem, akan tetapi keluarganya menetap di kota-kecil Nazareth dalam wilayah Galelia.

Oleh sebab itulah para mukmin pertama itu disebut pihak lawannya dengan pengikut orang Nazareth atau Nazarenes. Dari sebutan Nazarenes itulah lahir sebutan Nashara dalam bahasa Arab dan sebutan Nasrani dalam bahasa Indonesia.

Sedangkan sebutan Christians (Kristen) baru muncul pada masa belakangan, jauh sepeninggal Jesus. Sebutan itu bermula lahir di kota besar Antiokia di Syria Utara, sewaktu Barnabas dan Paulus menjalankan missinya di kota besar itu, yang mempunyai kedudukan sebagai ibukota imperium Roma untuk wilayah belahan Timur.

Disebabkan Barnabas dan Paulus di dalam missinya tidak henti-hentinya menyatakan dan menegaskan bahwa Jesus itu adalah Christos (AI-masih) maka orang sekitarnya memanggilkan mereka itu dengan para pengikut Kristus (Christians). Dari situlah lahir sebutan Orang kristen di dalam bahasa Indonesia.

Jesus wafat, menurut A. Powell Davies di dalam The First Christian cetakan 1957 halaman 13, sekitar tahun 29 Masehi. Pendapat itu dikukuhkan oleh Hugh J. Schonfield dalam The Authentic New Testament cetakan 1958 halaman XIV.
Sedangkan peristiwa pada kota-besar Antiokia itu terjadi, menurut Hugh J. Schonfield, sekitar tahun 46-48 masehi. Jadi Iebih kurang dua puluh tahun sepeninggal Jesus barulah muncuI sebutan Christians (orang Kristen).
Early Christians (Kristen Pertama) dan Gentile Christians (Orang Kristen Asing / Berikutnya)

Pada akhirnya pecah sengketa sengit antara Barnabas dengan Paulus pada kota-kota besar Antiokia itu (Kisah Rasul-Rasul, 15 :39), dan uga Peteros dengan Paulus pada kota-besar Antiokia itu ia, 2: 11-21 ). Inti pokok yang menyebabkan sengketa itu tidak pernah dijelaskan di dalam Kisah Rasul-Rasul, akan tetapi hal itu akan dicoba dijelaskan dalam uraian berikut.

Karena sengketa sengit itu Paulus bersama Silas meninggalkan kota-besar Antiokia untuk selama-lamanya (Kisah Rasul-Rasul, 15:40-41) menuju Asia Kecil dan Makedonia dan semenanjung Achaia (Grik) guna mengembangkan ajarannya dalam lingkungan orang Grik dan mereka itulah yang disebut dengan Gentile Christians (Orang kristen Asing).

Sebutan itu lahir dalam dunia kristen untuk membedakan kelompok Pengikut yang Baru itu dengan Kristen Petama, Early Christians, yakni para pengikut Jesus Kristus yang mula-mula dalam lingkungan  masyarakat Yahudi di Palestina, yang disebut dengan Nazarenes itu.

Para pengikut yang pertama diyakini telah musnah sebagian besarnya pada masa pemberontakan total bangsa Yahudi di Palestina terhadap penindasan imperium Roma, yang berlangsung sepuluh tahun lamanya, yaitu antara tahun 65 sampai 75 masehi. Legiun X dari pihak Roma melakukan pembunuhan-pembunuhan massal (massacre) pada perkampungan-perkampungan Yahudi di seluruh Palestina, kecuali yang sempat melarikan diri ke lembah Mesopotamia dan Arabia Selatan dan berbagai wilayah lainnya.

Sewaktu Panglima Titus pada tahun 70 masehi berhasil merebut dan menguasai benteng pertahanan terakhir dari pihak Yahudi, yaitu Kota Suci Jerusalem, maka berlangsung pembunuhan massal lagi. Panglima Titus bertindak menghancurkan Bait Allah di atas bukit Zion, yakni Bait Allah yang terkenal megah dan agung itu, yang pada masa dulu bermula dibangun oleh Nabi Sulaiman dan dikenal dengan Kuil Sulaiman (Solomon's Temple).

Panglima Titus mengumumkan wilayah Jerusalem dan sekitarnya dikuasai kini oleh pihak imperium Roma dan wilayah tersebut diberi nama dengan : Aeliae Capitolae. Semenjak tahun 70 masehi itu setiap orang Yahudi tidak di izinkan memasuki wilayah Aelice Capitolae itu.

Semenjak pemberontakan total yang gagal itulah dikenal dalam sejarah bangsa Yahudi dengan Great Diaspora, yakni masa memencar tanpa tanah air. Pada masa yang sangat tragis itu diyakini kelompok-kelompok pengikut Jesus yang pertama-tama (Early Christians) ikut musnah. Kecuali kelompok kecil yang sempat meliputkan dirinya ke kota Pella di seberang sungai Jordan, yang pada masa belakangan dikenal dengan sekte Ebionites yang mempunyai Injil sendiri yang dikenal dalam sejarah dengan Ebionite Gospel (Injil Ebionites), yang isinya jauh berbeda dengan Injil-Injil yang menjadi pegangan dunia kristen pada masa berikutnya dan kini. Karena kelompok yang pertama-tama dapat dikatakan telah musnah pada masa pemberontakan itu maka berkembanglah kelompok pengikut yang baru, dibawah ajaran Paulus, yaitu Gentile Christians (Orang Kristen Asing).

====================
1. I Yohannes 5: 7-8
====================

Menurut Alkitab terjemahan LAI 1984:

[I Yohannes 5:7] Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
[5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Ada dua sumber berbeda yang digunakan untuk menulis Alkitab Versi NIV (New International Version) dan NASV (New American Standard Version) serta King James Version (KJV). KJV berasalkan dari teks Alkitab Bizantium, sedangkan NIV dan NASV berdasarkan terjemahan dari Teks Alexandria.

Berikut ini akan kita lihat di mana bedanya.

(In the following examples the King James Version differs from the NIV, and NASV. because it bases it's translation on the Byzantine text-type and the NIV and NASV base theirs on the Alexandrian text-type.)

KJV [1 John 5:7-8] "For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth, the spirit, and the water, and the blood; and these three agree in one."
NIV [1 John 5:7] "For there are three that testify: v. 8 the Spirit, the
water and the blood: and the three are in agreement."

Pada KJV tercantum bahwa yang memberikan kesaksian di surga adalah: BAPA, FIRMAN, dan ROH KUDUS, ditambahkan keterangan bahwa ketiganya adalah satu, serta ada tiga yang memberikan kesaksian di bumi, yakni: ROH, AIR dan DARAH, dan ketiganya juga satu.

Tetapi pada NIV hanya dicantumkan mengenai ROH, AIR, dan DARAH, tetapi tidak dicantumkan mengenai Bapa, Firman dan Roh.

Di bawah ini ada keterangan mengapa terjadi demikian:
------------------------------------------------------
1. When Erasmus first printed the Greek New Testament in 1514 it did not contain the words "in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth," because they were not found in any of the Greek manuscripts that Erasmus looked at.

(Ketika Erasmus pertama kali mencetak Kitab Perjanjian Baru berbahasa Yunani pada tahun 1514, maka hal itu tidak mengandung kalimat: " in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,", karena hal tersebut tidak ditemukan pada manuskrip Yunani yang dilihat oleh Erasmus).

2. These words were not quoted by any of the Greek church fathers. They most certainly would have been used if the Trinity in the 3rd and 4th centuries.

(Kalimat ini tidak pernah dikutip oleh para Bapa Gereja Yunani. Mereka secara pasti baru menggunakannya pada abad ke III dan ke IV saat doktrin Trinitas diperkenalkan).

3. These words are not found in any ancient versions of the New Testament. These include Syriac, Coptic, Armenian, Ethiopic, Arabic, Slavonic, nor in the Old Latin in its early form.

(Kalimat ini tidak ditemukan pada versi-versi tua Perjanjian Baru, termasuk versi-versi Siria, Koptik, Armenia, Ethiopia, Arab, Slavonik, dan tidak pula pada Bhs Latin Kuno pada bentuknya awalnya).

4. These words begin to appear in marginal notes in the Latin New Testament beginning in the fifth century. From the sixth century onward these words are found more and more frequently.

(Kalimat ini mulai timbul pada catatan pinggir dari Perjanjian Baru
berbahasa Latin yang diawali pada Abad ke V. Semenjak Abad ke VI dan seterusnya, kalimat ini makin sering ditemukan).

5. Erasmus finally agreed to put these words into new editions of his Greek New Testament if his critic's could find one Greek manuscript that contained these words. It appears that his critics manufactured manuscripts to include these words.

(Erasmus akhirnya setuju untuk memasukkan kalimat ini pada edisi baru Perjanjian Baru berbahasa Yunaninya asalkan dapat ditemukan sekurang-sekurangnya satu manuskrip Yunani yang mengandung kalimat ini. Nampaknya bahwa kritik manuskrip buatannya untuk memasukkan kalimat ini).

6. These additional words are found in only eight manuscripts as a variant reading written in the margin. Seven of these manuscripts date from the sixteenth century and one is a tenth century manuscript.

(Kalimat tambahan ini ditemukan hanya pada delapan manuskrip sebagai bacaan variatif yang ditulis sebagai catatan pinggir. Tujuh dari manuskrip-manuskrip yang berasal dari Abad ke XVI dan satu buah berasal dari abad ke X - jadi relatif baru - penterjemah).

7. Erasmus' New Testament became the basis for the Greek New Testament, "Textus Receptus", which the King James translators used as the basis for their translation of the New Testament into English.

TAMBAHAN PENJELASAN SEHUBUNGAN DENGAN TOPIK INI
------------------------------------------------
Silahkan anda membuka SURAT KIRIMAN YAHYA (I YOHANES) 5: 6-8
[I Yohanes 5:6] Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu  Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah.  Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena roh adalah kebenaran.

[5:7] Sebab tiga yang memberi kesaksian (di dalam surga Bapa, Firman dan Roh kudus dan ketiganya adalah satu.
[5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi) Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. (sebelum mendapat kritikan kalimat mulai kata "di dalam sorga" pada ayat 7 sampai kata "bumi" pada ayat 8 tidak memakai tanda
kurung, yang ngritik DR GC Van Niftrik)

SEDANGKAN menurut THE HOLY BIBLE international version, Zondervan Bible publisher, Grand Rapid Michigan USA, 3th printing july 1981 halaman 926 BERBUNYI :

[I Yohanes 5:6] This is the one who come by water and blood- jesus christ.  He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit  who tetifies, because the spirit is truth.
[5:7] for there are three that tetify
[5:8] the spirit, the water, and blood. And three are in agreements.

ARTINYA :
[I Yohanes 5:6] INILAH DIA YANG DATANG DENGAN AIR DAN DARAH. IA TIDAK DATANG DENGAN AIR SAJA, MELAINKAN AIR DAN DARAH. DAN ROHLAH YANG MENYAKSIKAN, KARENA ROH ADALAH KEBENARAN.
[5:7] ADA TIGA YANG MENYAKSIKAN
[5:8] AIR, DARAH DAN ROH DAN KETIGANYA MENJADI SATU.

Membaca ayat diatas, tampaklah penyisipan yang dilakukan penterjemah Alkitab. Ternyata kalimat mulai dari "Didalam sorga" pada ayat 7 sampai kata "di bumi pada ayat 8 adalah palsu. Kalau ayat itu dulunya nggak ada mengapa sekarang muncul? Kalau dulunya memang ada mengapa sekarang di hilangkan?


BERIKUT KOMENTAR TENTANG PEMALSUAN AYAT INI:
---------------------------------------------
1. DR G.C. VAN NIFTRIK DAN D.S.B.J BOLAND : Didalam Alkitab tidak
diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata TRITUNGGAL ataupun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin dalam 1 Yahya 5 : 6-8. Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak- tidaknya harus diberi kurung.

(Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418). Penterjemah Alkitab rupanya menuruti saran keduanya. Denganmemberi kurung kalimat itu.

2. Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah begini : KARENA TIGA MENJADI SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH. Rupanya TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam  perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145). Mengapa keterangan pinggir itu dapat masuk menjadi ayat tuhan dengan begitu gampangnya?? Padahal ayat ini pokok doktrin trinitas. Mengapa bisa ketambahan ayat???

3. Jerry Falwell. Tokoh kristen RADIKAL Amerika Serikat ini mengomentari pemalsuan ayat-ayat itu sebagai berikut : THE REST OF VERSE 7 AND FIST NINE WORDS OF VERSE 8 ARE NOT ORIGINAL, AND ARE NOT TO BE CONSIDERD AS APART OF  THE WORDS OF GOD. (Jerry Falwell, Liberty Bible Commentary, thomas Nelson Publisher, Nashville, Camden New York 1983 halaman 2638). Artinya sebagian kalimat pada ayat 7 dan sembilan kata pertama di ayat 8 adalah tidak asli dan tidak bisa dianggap sebagai firman Tuhan.

Keterangan tambahan:

Justru dengan adanya penambahan tersebut maka menimbulkan suatu perbedaan doktrinal yang nyata, perbedaan yang ada adalah mengenai konsep tritunggal yang menjadi doktrin utama gereja Kristen dewasa ini. Karena jika kita melihat pada ayat-ayat pada manuskrip yang lebih tua, yang tidak mengandung tambahan tersebut, maka tidak ada pendukung yang kuat akan doktrin tritunggal yang dianut oleh gereja. Maka ditambahkanlah ayat tersebut.

==================
2. Matius 28:16-20
==================

[Matius 28:18] Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan bumi.

Ayat Matius 28:18 ini adalah AYAT PALSU!. PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU! PALSU!

Karena Kitab Matius fasal 28 sebetulnya hanya sampai ayat 15. Sebagai berikut:

[Matius 28:15] Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan CERITERA INI TERSIAR diantara orang Yahudi SAMPAI SEKARANG INI.

King James Version:
[Matthew 28:15] So they took the money, and did as they were taught: and this saying is commonly reported among the Jews UNTIL THIS DAY.

American Standard Version:
[Matthew 28:15] So they took the money, and did as they were taught: and this saying was spread abroad among the Jews, and continueth UNTIL THIS DAY.

Fokuskan pada kata yang saya huruf besarkan diatas: CERITA INI TERSIAR (di antara orang Yahudi) SAMPAI SAAT INI. Ini adalah KATA-KATA PENUTUP DARI LAZIMNYA SEBUAH CERITA!

Pada Alkitab versi King James dan American Standard diatas, jelas sekali tertulis ..."Until this day" (sampai hari ini). Begitu pula kalau kita melihat Alkitab dalam bahasa sehari-hari:

[Matius 28:15] Maka tentara pengawal itu mengambil uang itu, dan melakukan seperti yang dipesankan kepada mereka. Oleh karena itu cerita itu masih tersiar di antara orang Yahudi SAMPAI PADA HARI INI.

Ayat Matius 28:15 inilah sesungguhnya ayat terakhir dari Kitab Matius fasal 28.

Sedangkan lima ayat berikutnya, Matius 28:16-20, adalah ayat-ayat yang baru ditambahkan oleh Gereja kemudian.

[Matius 28:16] Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
[28:17] Ketika melihat Dia mereka menyembahNya, tetapi beberapa orangragu-ragu.
[28:18] Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
[28:19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
[28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Mereka yang dikaruniai akal sehat dan membaca Kitab Matius fasal 28 ini dengan cermat akan segera mendeteksi bahwa Injil Matius 28:15 merupakan penutup Injil Matius 28.

"Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan CERITA INI TERSIAR diantara orang Yahudi SAMPAI SAAT INI" (Matius 28:15).

Perhatikan kata-kata yang saya huruf besarkan diatas, "CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI" (;Sampai hari ini) menunjukkan bahwa peristiwanya sudah lama berlalu. Ini memperlihatkan bahwa Injil ini sudah lama selesai ditulis. Cerita ini sudah menjadi cerita rakyat yang terus dipupuk selama puluhan tahun, baru kemudian ayat 16-20 ditambahkan.

Namun karena Gereja ingin menambahkan doktrin keimanan mereka dalam Injil, sehingga tanpa malu-malu mereka menambahkan ayat-ayat palsu tersebut, walaupun akhirnya janggal di kuping yang mendengarnya.

Maka tulisan yang ada pada ayat Matius 28 pasal 15 itu seharusnya akan ditaruhnya pada akhir ayat Matius 28 atau tepatnya SETELAH/PADA ayat Matius 28:20! Perhatikan kalimat "... CERITERA INI TERSIAR DIANTARA ORANG YAHUDI SAMPAI SAAT INI!" (;sampai hari ini/until this day) Kalimat begini kan jelas merupakan SEBUAH KALIMAT PENUTUP! Semoga apa yang saya maksudkan dalam pemaparan saya ini bisa difahami oleh rekan-rekan sekalian.

Baiklah akan saya jelaskan lagi.
--------------------------------
- Matius 28 pasal 11-15 adalah berisikan mmengenai Dusta Mahkamah Agama (cerita mengenai serdadu-serdadu romawi disogok). Menariknya adalah sebagian tulisan terakhir dari ayat Mat.28:15 itu: 'CERITERA INI TERSIAR DIANTARA ORANG YAHUDI SAMPAI SEKARANG INI'. Kalau ibarat film kalimat macam begini kan sama artinya dengan kalimat 'THE END' atau kalau dalam komik 'TAMMAT'

- Matius 28 pasal 16 sampai 20 intinya adaalah perintah untuk memberitakan Injil kepada seluruh makhluk, padahal dulu jelas-jelas Yesus telah memerintahkan kepada murid-muridnya untuk HANYA menyebarkan Injil kepada bangsa Yahudi saja (Matius 15:5-6 & 15:24-26), tapi sekarang fokus sayaadalah Mat.28:16-20 ini bukan ke pertentangan masalah tersebut. Silahkan perhatikan lagi:

[Matius 28:16] ..... (Silahkan baca diatas)
[28:17] .....
[28:18] .....
[28:19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,[28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhirzaman.

Sekarang saya tanya. Apakah cerita ketika Yesus memerintahkan untuk menyebarkan Injil kepada seluruh bangsa seperti dikatakan dalam Mat.28:19-20 ini TIDAK TERSIAR SAMPAI SAAT INI?????

Jelas sampai sekarang cerita tersebut masih tersiar bahkan cerita ini JAUH LEBIH TERSIAR daripada cerita dalam Mat.28:11-15 mengenai dusta mahkamah agama (serdadu romawi disogok) itu.

Tapi mengapa tulisan "...CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI" sudah ada sebelum Mat.28:16? Yaitu tepatnya pada ayat Mat.28:15? Sebabnya karena memang ayat itulah sebetulnya AYAT PENUTUP dari Injil Matius 28! Seharusnya kalau ayat-ayat Kitab Matius 28:16 itu benar-benar ada, maka sebagai ayat penutup Matius 28 adalah ayat Mat.28:20 dan isinya seharusnya sbb:

[28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. DAN CERITERA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI.

Masalahnya adalah kalau memang ayat Mat.28:16-20 itu benar-benar ada dan merupakan kelanjutan dari Mat.28:11-15 maka kalimat "... CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI".. alias kalimat "THE END" atau "TAMMAT" itu harusnya baru ada setelah Ayat Matius pasal 28:20 (atau menjadi ayat terakhir dari Matius
28)!

Karena bukankah KEDUA CERITA itu (Mat.28:15-cerita tentang serdadu romawi disogok MAUPUN Mat.28:20-cerita tentang perintah dari Yesus untuk menyebarkan Injil) MERUPAKAN SATU RANGKAIAN CERITA? Merupakan bagian-bagian cerita YANG SAMBUNG-BERSAMBUNG dalam Injil Matius 28?

Kenapa ketika belum sampai ayat Mat.28:20, melainkan baru sampai Mat.28:15 sudah ada tulisan "memvonis" seperti lazimnya seorang kakek yang ingin menyudahi cerita ketika sedang mendongeng kepada cucunya: "KISAH/TULISAN INI MASIH TERSIAR SAMPAI SEKARANG INI CUCUKU!"...

Masalah ini kalau mau dianalogikan, ibarat komik yang terdiri dari jumlah keseluruhan 100 halaman, jelas halaman terakhirnya dari komik tersebut adalah halaman 100 (analogi dengan Kitab Matius 28; Halaman 100 itu sama dengan Mat.28:20).

Saya lanjutkan kembali. Maka seharusnya tulisan 'THE END' atau 'TAMMAT' untuk mengakhiri, atau sebagai penutup dari komik tersebut harusnya juga adanya di halaman terakhir buku tersebut, yaitu halaman 100. Seperti juga seharusnya kalimat 'CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI' pada Matius 28 harusnya juga ada pada ayat terakhir pada Matius 28 itu yaitu tepatnya pada ayat Matius 28:20.

Ndilalah kok pada kenyataannya sekarang ini kalimat 'CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI' dalam Matius pasal 28 kok sudah ada pada ayat ke-15nya (harusnya pada Matius pasal terakhir/ke-220 donk)-?!?!? Ini sama aja tulisan THE END' atau 'TAMMAT' dalam komik yang saya ceritakan diatas itu sudah ada pada halaman 90! Atau malah baru di halaman 70 dsb! -(Harusnya yang benar
pada halaman terakhirnya alias halaman 100 donk!)...

Jadinya tulisan "CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI' dalam Matius 28 dan tulisan 'THE END'/'TAMMAT' dalam komik diatas itu ibarat bayi berarti LAHIRNYA TERLALU CEPAT alias PREMATURE! Harusnya baru muncul pada ayat Mat.28:20 kok sudah ada pada ayat Mat.28:15. Harusnya baru ada pada halaman 100 kok sudah keburu nongol pada halaman 90!

Mengenai ayat-ayat palsu yang baru ditambahkan oleh Gereja ini,
perhatikanlah pernyataan para pakar Alkitab dan sejarah pemikiran Kristen seperti:

- Hugh J. Schonfield, nominator pemenang HHadiah Nobel tahun 1959, dalam bukunya The Original New Testament, hal. 124:

"This (Matthew 28:15) would appear to be the end of the Gospel (of Matthew). What follows (Matthew 28:16-20) from the nature of what is said, would then be a latter addition"

"Ayat ini (Matius 28:15) nampak sebagai penutup Injil (Matius). Dengan demikian, ayat-ayat selanjutnya (Matius 28:16-20), dari kandungan isinya, nampak sebagai (ayat-ayat) yang BARU DITAMBAHKAN KEMUDIAN".

- Selanjutnya, Robert Funk, Professor Ilmuu Perjanjian Baru, Universitas Harvard, dalam bukunya The Five Gospels, mengomentari ayat-ayat tambahan ini sebagai berikut:

"The great commission in Matthew 28:18-20 have been created by the individual evangelist... reflect the evangelist idea of launching a world mission of the church. Jesus probably had no idea of launching a world mission and certainly was not the institusion builder. (is is) not reflect direct instruction from Jesus"

"Perintah utama dalam Matius 28:18-20... diciptakan oleh para penginjil.... memperlihatkan ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. YESUS SANGAT MUNGKIN TIDAK MEMILIKI IDE UNTUK MENGAJARKAN AJARANNYA KE SELURUH DUNIA DAN (Yesus) SUDAH PASTI BUKAN PENDIRI LEMBAGA INI (agama Kristen). (Ayat ini) tidak menggambarkan perintah yang diucapkan Yesus"

Lagi pula meskipun SEANDAINYA (hanya pengandaian, karena sudah terbukti ini ayat palsu) ayat tersebut benar diucapkan Yesus, belum dapat dianggap sebagai rumusan Trinitas, sebab ayat ini hanya menyebut tiga oknum, dan tidak pernah mengatakan bahwa yang tiga tersebut adalah satu.

Yang tidak palsu adalah ayat-ayat berikut ini, bahwa Yesus sama sekali tidak memiliki kuasa baik di dunia maupun di akhirat, dan hanya Allah lah yang memiliki kuasa:

[Yohanes 4:6] Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh
perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

[Yohanes 5:30] Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

[Yohanes 7:1] Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya

[Yohanes 12:27] Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

[Markus 6:5] Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.

[Lukas 23:8] Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah lama ia ingin melihat-Nya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagipula ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus mengadakan suatu tanda. [23:9] Ia mengajukan banyak pertanyaan kepada Yesus, tetapi Yesus tidak memberi jawaban apapun.

[II Korintus 13:4] Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena
kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Allah.

Kalau memang Yesus berkuasa di sorga dan bumi, maka dalam pertarungan bebas melawan prajurit romawi di bukit golgotta itu, Yesus akan menang, tidak kalah seperti yang kita ketahui dalam kepercayaan Kristen. Dan kemudian prajurit Romawi itu akan digantung di tiang salib, dan setelah itu Yesus juga akan mengampuni dosa umat Kristen!

=================
3. Markus 16:9-20
=================
[Markus 16:15] Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
[16:16] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Lagi-lagi ayat yang satu ini, yaitu Markus 16:15-16 adalah AYAT PALSU.

Jadi menurut mereka Yesus memerintahkan untuk menyebarkan Injil untuk seluruh makhluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu. Kitab Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8:

[Markus 16:8] Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut.

Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-muridNya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.

Ayat Markus 16:8 diatas inilah yang sebetulnya merupakan ayat penutup dari Markus 16. Sedangkan ayat Markus 16:9-20 adalah palsu dan baru disusupkan oleh gereja kemudian. Berikut ayat-ayat PALSU tersebut:

[Markus 16:9] Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
[16:10] Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
[16:11] Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
[16:12] Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
[16:13] Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
[16:14] Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
[16:15] Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
[16:16] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
[16:17] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
[16:18] mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
[16:19] Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
[16:20] Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

- Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterrbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunyi:

"Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 masuk ditambahkan dalam injil Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, TETAPI AGAKNYA TIDAK TERMASUK INJIL MARKUS YANG ASLI".

- Pada The Christian Counselor's New Testaament, Markus 16 berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki:

"These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is found in same".

"Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat 8) bisa ditemukan pada beberapa versi lainnya.

- Pada The Holy Bible New International Veersion pada catatan kaki ayat 8 berbunyi :

"The two most reliable early manuscripts do not have mark 16:9-20".

"DUA MANUSKRIP PALING TUA TIDAK MEMILIKI MARKUS 16:9-20".

- "Serious doubts exists as to whetheer these verses belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. HIS GOSPEL PROBABLY ENDED AT 16:8, OR ITS ORIGINAL ENDING HAS BEEN LOST. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)"

- Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Daviees, "Injil Matius 28:19 (28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,) dan Injil Markus 16:9-19 ADALAH SISIPAN. Bacalah bukunya." (Hashem, "Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J. Verkuyl," terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).

Jadi perintah Yesus untuk memberitakan injil kepada seluruh makluk adalah ayat Palsu yang sengaja disisipkan oleh tangan-tangan jahil. Jadi dengan ini yang benar adalah Yesus hanya untuk bani Israel saja seperti yang Yesus katakan dengan tegas di Matius 10:5-6:

(Matius 10:5) Kedua belasmurid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, "JANGANLAH KAMU MENYIMPANG KE JALAN BANGSA LAIN atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
[10:6] melainkan PERGILAH KEPADA DOMBA-DOMBA YANG HILANG DARI UMAT ISRAEL.

(Matius 15:24) Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

(Yohanes 17:9) Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka (umat Israel), yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu.
(Matius 10:5-6) "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil."

(Matius 19:28) Sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

(Kisah Para Rasul 16: 6 – 7) Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.

Itulah ayat yang asli dan tidak palsu. Semoga jadi bahan renungan bagi kaum Kristen agar dapat menemukan kebenaran yang sejati.