Rabu, 02 April 2014

Kafir Kristen yang Iklankan ''Yesus Masuk Masjid'' di Malang Minta Maaf


 
Apa arti dan makna iklan "Yesus masuk Masjid"...!?

MALANG (voa-islam.com) - Kaum kafir Kristen kota Malang kembali bikin ulah. Kali ini mereka berencana menggelar sebuah kebaktian melecehkan Islam, dengan tema "Yesus Masuk Masjid". Kebaktian ini diselenggarakan oleh gereja YHS (Yesus Hidup Sejati), sebuah gereja militan  yang sangat gencar melakukan kristenisasi (pemurtadan).

Kebaktian ini sontak mengagetkan masyarakat muslim Malang Raya, apalagi secara terang-terangan diiklankan di sebuah harian setempat, Radar Malang (Jawa Pos Grup), edisi Sabtu, 22 Maret 2014. Dalam iklan tersebut, kebaktian akan dipimpin oleh seorang pastur/pendeta  bernama Yusak Hadisiswantoro.

Banyaknya keluhan dan kecaman atas acara tersebut dari masyarakat, direspon tokoh umat Islam Malang Raya dengan bergerak cepat saat itu juga. 

MUI yang diwakili oleh KH. Luthfi Bashori beserta aparat langsung melakukan koordinasi dan meluncur ke lokasi. "Pendeta bersangkutan akan diinterogasi tentang masalah terkait, dengan anjuran segera meminta maaf kepada umat Islam lewat media massa terkait." jelas KH. Luthfi Bashori.

Kiyai Luthfi yang juga pengasuh Pesantren Ribath AlMurtadla Al Islami, Singosari-Malang, meminta umat Islam tetap menjaga keamanan lingkungan, namun selalu waspada.

Bertempat di aula hote lSavana kota Malang, pukul 17.00 hari itu juga, dilaksanakan pertemuan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dengan pengurus gereja YHS serta aparat Polres Malang Kota dengan hasil keputusan:

(1) Tema yang dicantumkan oleh pihak gereja akan diganti dengan tema lain dengan judul "Kasih Karunia" dan dimuat dalam media cetak diikuti dengan permohonan maaf secara berturut-turut selama 7 hari. (2) Untuk ke depan dalam mengangkat tema akan lebih berhati-hati lagi sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Pelecehan kafir Kristen kota Malang terhadap Islam menjadi perhatian serius tokoh penggerak anti pemurtadan kota Malang, Ustadz Ir. H. Andri Kurniawan,M.Ag. "Memang kalangan Kristiani di Malang Raya ingin menjadikan Malang Raya sebagai (tragedy berdarah) Ambon Jilid 2.

Terbukti mulai kasus 100 lebih pendeta menginjak-injak Al-Quran di hotel Asida Kota Batu dan penyusupan Laskar Kristus di Masjid As Salam. Atau bisa jadi ini test case awal." tegas beliau. Tokoh Islam yang juga pimpinan Markaz Da'wah ini mengajak umat Islam tetap berjaga-jaga dan bersiaga.

Seruan tegas juga disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Ghozali, pimpinan Barisan Santri dan Masyarakat Muslim (BSM) Malang Raya. "Saya mengajak seluruh komponen umat Islam tidak anggap remeh hal ini, karena istilah Masjid melekat dalam Islam sebagai tempat suci, yang penuh  kebaikan.Tetapi mereka (kafir Kristen) lecehkan. Alasan tidak sengaja adalah tidak mungkin. Dan peristiwa pelecehan seperti ini bukan pertama kali namun berulang dilakukan kaum Kristen di Malang Raya!"jelas Ustadz Ghozali. 

"Wahai orang beriman. Sesungguhnya kehormatan agama kalian telah dilecehkan oleh orang musyrik itu, bangunlah dari tidur kalian, dan jadilah kalian orang-orang yang bersama Rasulullah, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam, yang memiliki sikap keras terhadap kaum kuffar!" seru Ustadz Ghozali bersemangat. 

Ustadz Ghozali juga menyatakan kesiapan penuh laskar BSM, yang beberapa waku lalu berhasil menggagalkan acara maksiat lomba minum bir di salah satu mall kota Malang."Dan perlu diingat, bila terjadi pelecehan lagi, maka laskar BSM telah bersiaga dan siap di lapangan menunggu komando!" tegas beliau. [PurWD/fai/voa-islam.com]

Inilah salah satu bukti dari peringatan Allah bahwa orang-orang kafir baik itu Yahudi, Kristen dan kafir lainnya mereka tidak akan pernah berhenti untuk memurtadkan umat Islam dan memerangi Islam apabila jumlah mereka sudah seimbang apalagi mereka lebih banyak. Jadi waspadalah…! Ingat tragedi Ambon, Poso, Bosnia, Sabra Satilah, dll.

Dan bagi umat Islam, renungilah peringatan Allah dalam Al-Qur’an berikut :

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS. Al Baqoroh : 120)


“……Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”(QS. Al Baqoroh : 217)

Jadikan peringatan Allah ini untuk kita umat Islam mempersiapkan diri, agar tragedi yang sangat menyedihkan dan menyakitkan tidak terulang lagi. Apalagi sekarang kafir Kristen sudah mulai berani memancing-mancing kemarahan kita. Ingat….kalau kita tidak ingin menderita dibantai oleh kafir Kristen….Pegang teguh peringatan dari Allah Yang Maha Segalanya. (Not: Anti Pemurtadan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar