Minggu, 06 April 2014

Bukti Bahwa Alkitab Sudah Dipalsukan Banyak Ramalan Dalam Alkitab Yang Tidak Terbukti

Bukan kitab suci dari Tuhan jika ramalannya meleset


Orang Kristen mengatakan bahwa Alkitab mereka sanggup menubuatkan mengenai peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Pernyataan inilah yang mereka gunakan untuk menyatakan kehebatan Alkitab.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai nubuatan-nubuatan yang gagal di Alkitab, yang mana ini membuktikan bahwa Alkitab adalah KARANGAN MANUSIA belaka, yang dapat gagal di dalam meramalkan sesuatu.

Memang beberapa nubuatan terkesan tepat, tetapi ini dikarenakan bahwa kitab tersebut ditulis setelah kejadian tersebut berlangsung, seperti pada saat sekarang ini jika saya mengatakan bahwa saya telah menubuatkan peristiwa WTC. Contoh yang paling jelas adalah Kitab Daniel, yang mana menurut tradisi ditulis pada abad VI SM, tetapi survey membuktikan bahwa Kitab Daniel baru ditulis pada abad II SM.

Orang Kristen selalu menyatakan bahwa nubuatan-nubuatan di Alkitab tidak pernah gagal, namun pada kenyataannya kita akan mempelajari di bawah ini bahwa banyak nubuatan-nubuatan di Alkitab telah gagal atau tidak terpenuhi.

Berikut daftar nubuatan-nubuatan yang Gagal dalam Alkitab :

1. Tuhan berjanji bahwa Israel tidak akan pernah kehilangan tanah mereka dan tidak akan pernah ditindas.

2 Samuel 7 : 10 - 11
10. Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu,

11. sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada semua musuhmu. Juga diberitahukan TUHAN kepadamu: TUHAN akan memberikan keturunan kepadamu.

1 Tawarikh 17:9-10
9. Aku akan menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan akan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditekan oleh orang-orang lalim seperti dahulu,

10. sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku akan menundukkan segala musuhmu. Juga Aku beritahukan kepadamu: TUHAN akan membangun suatu keturunan bagimu.

Akan tetapi janji Tuhannya kristen tersebut meleset alias tidak diwujudkan. Berabad-abad Israel terlunta-lunta dan hancur berserakan dengan tidak mempunyai tanah / negara. Berjuta-juta orang Israel dibantai oleh Hitler. Nubuatan yang jelas-jelas telah gagal.

2. Tuhan berjanji bahwa tahta Daud akan kokoh untuk selamanya
 
“Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.” (2 Samuel 7:16)

“Dan Aku akan menegakkan dia dalam rumah-Ku dan dalam kerajaan-Ku untuk selama-lamanya dan takhtanya akan kokoh untuk selama-lamanya.” (1 Tawarikh 17:14)

“Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan dialah yang akan menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya; Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya.”
(1 Tawarikh 22:10)

Tapi kenyataannya garis keturunan Daud berakhir pada Zedekiah. 450 tahun kemudian.

3. Orang yang tak bersunat tidak akan pernah memasuki Yerusalem.

“Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatanmu seperti pakaian, hai Sion! Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab tidak seorangpun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu.” (Yesaya 52:1)

Ternyata banyak orang yang tak sunat masuk Yerusalem terutama umat Kristen pengikut Paulus.

4. Menurut Yosua 17:17-18, Efraim and Manasye akan menghalau orang Kanaan.

Yosua 17:17-18
17.  Lalu berkatalah Yosua kepada keturunan Yusuf, kepada suku Efraim dan suku Manasye: “Engkau ini bangsa yang banyak jumlahnya dan mempunyai kekuatan yang besar; tidak hanya satu bagian undian ditentukan bagimu,

18.  tetapi pegunungan itu akan ditentukan bagimu juga, dan karena tanah itu hutan, haruslah kamu membukanya; kamu akan memilikinya sampai kepada ujung-ujungnya, sebab kamu akan menghalau orang Kanaan itu, sekalipun mereka mempunyai kereta besi dan sekalipun mereka kuat.”

Tetapi menurut Hakim-hakim 1:27-29, mereka tidak menghalau orang-orang Kanaan

Hakim 1: 27 - 29
27.  Suku Manasye tidak menghalau penduduk Bet-Sean dan penduduk segala anak kotanya, penduduk Taanakh dengan segala anak kotanya, penduduk Dor dengan segala anak kotanya, penduduk Yibleam dengan segala anak kotanya, dan penduduk Megido dengan segala anak kotanya, sebab orang Kanaan itu berkeras untuk tetap diam di negeri itu.

28.  Setelah orang Israel menjadi kuat, mereka membuat orang Kanaan itu menjadi orang rodi dan tidak menghalau mereka sama sekali.

29.  Suku Efraimpun tidak menghalau orang Kanaan yang diam di Gezer, sehingga orang Kanaan itu tetap diam di tengah-tengah mereka di Gezer. [Hakim 1:27-29].

Satu lagi nubuatan Alkitab yang jelas-jelas gagal.

5. Yeremia 34 : 5 menubuatkan bahwa Zedekiah akan mati dengan damai

Yeremia 34 : 5
“Engkau akan mati dengan damai. Dan sebagaimana dinyalakan api untuk menghormati bapa-bapa leluhurmu, raja-raja dahulu, yang hidup sebelum engkau, demikianlah orang akan menyalakan api untuk menghormati engkau, dan akan meratapi engkau dengan berkata: Aduhai, tuan! Sungguh, Akulah yang mengucapkan firman ini, demikianlah firman TUHAN.”

Tapi menurut 2 Raja 25 : 7 dan Yeremia 52 :10-11, hal itu tidak terbukti. Zedekiah melihat anaknya terbunuh, dan dia menjadi buta dan terbunuh di tahanan.

6. Amos 7 : 17 menubuatkan bahwa anak Amazia akan terbunuh dengan pedang.

Amos 7:17
“Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan.”

Tetapi menurut 2 Tawarikh 26:1,21, anak Amazia mati karena penyakit kusta

“Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia”. (2 Tawarikh 26 : 1)

“Raja Uzia sakit kusta sampai kepada hari matinya, dan sebagai orang yang sakit kusta ia tinggal dalam sebuah rumah pengasingan, karena ia dikucilkan dari rumah TUHAN. Dan Yotam, anaknya, mengepalai istana raja dan menjalankan pemerintahan atas rakyat negeri itu.” [2 Taw 26 : 21].

7. Menurut Lukas 23 : 43, pencuri akan bersama dengan Yesus di surga pada hari itu juga

“Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” [Lukas 23:43].

Tetapi tubuh yesus terkubur pada hari itu dan menurut Kisah rasul 2:27,31, jiwa Yesus pergi ke neraka tidak pergi kesorga.

8. Menurut Yosua 8:28, kota Ai dihancurkan untuk selamanya.

“Yosua membakar Ai dan membuatnya menjadi timbunan puing untuk selama-lamanya, menjadi tempat yang tandus sampai sekarang.” [Yosua 8:28].

Tapi kenyataannya kota Ai tetap berpenduduk dan tidak menjadi tandus.

“Inilah orang-orang propinsi Yehuda yang berangkat pulang dari pembuangan, yakni para tawanan, yang dahulu diangkut ke Babel oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang kembali ke Yerusalem dan ke Yehuda, masing-masing ke kotanya.” (Ezra 2:1)

“orang-orang Betel dan Ai: dua ratus dua puluh tiga orang; [Ezra 2:1,28]

9. Menurut Keluaran 3 : 8, Israel akan menmpati negara yang besar dan banyak susu dan madu.

“Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.” [Keluaran 3:8]

“Dan menurut 2 Samuel 7 : 10, mereka tidak akan diganggu lagi, Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu.” [2 Samuel 7 : 10]

Tetapi kenyataannya, Israel tidaklah menempati negeri yang luas, luas Israel dari dulu tidak lebih besar dari DKI Jakarta. Dan yang meleset lagi, Israel tidak henti-hentinya dihancur leburkan oleh kekuatan-kekuatan asing.

10. Menurut Yesaya 14 : 23, Babel/Babylon akan menjadi rawa-rawa dan akan hancur dan punah.

“Aku akan membuat Babel menjadi milik landak dan menjadi air rawa-rawa, dan kota itu akan Kusapu bersih dan Kupunahkan,” demikianlah firman TUHAN semesta alam.” [Yesaya 14:23]

Tetapi kenyataannya adalah Babel / Irak sampai sekarang merupakan negara gurun dan tidak berawa-rawa. Nubuatan bahwa Babel akan punah juga meleset. Sampai sekarang masih eksis di bagian Irak. Bahkan pada jaman Pauluspun Babel masih eksis, baca ayat berikut:

“Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku.“ [1 petrus 5:13].

11. Menurut Yesaya 29 : 17, Lebanon akan menjadi negara dengan banyak kebun buah-buahan sehingga dianggap hutan.

“Bukankah hanya sedikit waktu lagi, Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan?” [Yesaya 29:17]

Tetapi kenyataannya nubuatan itu meleset. Lebanon bukanlah negara dengan banyak kebun buah yang menyerupai hutan. Tapi lebanon penuh dengan gurun pasir, dan yang ada hanya pohon korma itupun tidak banyak dapat dihitung dengan jari.

12. Menurut Zefanya 3 : 13 sisa orang Israel tidak akan membuat kelaliman dan tidak akan berbicara bohong atau berdusta.

“yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya.” [Zefanya 3:13]

Tapi kenyataanya, Israel itu biang bohong dan biang kelaliman. Dunia justru sangat mengenal seperti apa bangsa Israel, bangsa pembantai manusia, pembuat kerusakan dimuka bumi…!

13. Paulus menubuatkan bahwa semua lutut akan tertekuk dan semua lidah akan mengakui bahwa Yesus itu adalah Tuhan.

10 Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.

11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! [Filipi 2:10-11]

Saya akan buktikan kesalahan nubuat Paulus dalam Alkitab dalam ayat Filipi 2:10-11 diatas. Perlu dicamkan sejenak bahwa kitab (surat) Filipi ini dikarang oleh Paulus pada tahun 62/63 Masehi. Sekarang Kita fokuskan ayat Alkitab diatas itu, perhatikan juga pada kata-kata yang saya huruf besarkan.

“DALAM NAMA YESUS SEMUA LUTUT AKAN BERTEKUK LUTUT DAN SEMUA LIDAH AKAN MENGAKU BAHWA YESUS ADALAH TUHAN” (Filipi 2 : 10-11).”

Tapi kenyataanya, umat Kristen bukan semakin bertambah malahan semakin berkurang. Penghuni bumi ini kurang lebih 7 milyar manusia, yang lututnya bertekuk dan lidahnya mengaku Yesus Tuhan hanya 1 milyar lebih tidak sampai 1,5 milyar. Tidak usah jauh-jauh kita mengambil contoh, orang Israel saja sampai hari ini tidak mengakui Yesus Tuhan, jangankan mau mengakui Yesus sebagai Tuhan mengakui Yesus adalah nabi yang diutus oleh Tuhan saja mereka bangsa Israel tidak mengakui. Inilah nubuat BOHONG..! 

14. Menurut Markus 9 : 1, kata Yesus ada pengikutnya yang tidak akan mati sampai datangnya kerajaan Allah

“Kata-Nya lagi kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya diantara orang yang hadir disini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa.” (Markus 9:1).

Tapi kenyataannya, ramalan Yesus benar-benar meleset, jangankan pengikutnya yang tidak akan mati Yesus sendiri sudah mati dan kerajaan Allah yang dijanjikan oleh Yesus sampai hari ini tidak pernah datang. Untuk membuktikan bahwa kerajaan Allah sudah datang apa belum sebaiknya kita cari dulu pengikut Yesus yang belum mati sampai sekarang ini, nanti kita tanya sama pengikut Yesus yang belum mati itu, apakah kerajaan Allah sudah datang apa belum…?

Sebenarnya masih banyak ramalan dalam alkitab yang meleset. Terutama ramalan Yesus dan Paulus banyak sekali yang meleset. Insya Allah kita akan bahas dikesempatan yang lain.

Tidak ada komentar: